<< Kembali

 

Kenaikan Yesus ke surga

Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah. (Lukas 24:50-53)

 

Kenaikan Tuhan Yesus ke surga merupakan sebuah peristiwa yang penting dalam rangkaian rencana sejarah keselamatan Allah bagi manusia. Peristiwa ini tidak kalah penting daripada Natal, Jumat Agung maupun Paskah. Kenaikan Yesus penting karena beberapa hal :

 

1. Untuk menunjukkan bahwa misiNya untuk menebus dosa kita sudah selesai (Yoh 17:4-5).

Setelah mengarungi lautan kehidupan di dunia sebagai Anak Manusia, Yesus yang menjalankan rencana keselamatan di dunia ini, mengakhiri pekerjaan Bapa-Nya dengan kematian dan kebangkitan-Nya atas maut dan dosa. Setelah misi penebusan dosa manusia selesai, Yesus kembali kepada Bapa di surga. Dengan kenaikan-Nya ke surga, Yesus menjamin keselamatan orang yang percaya kepada-Nya.

 

2. Untuk menunjukkan bahwa kita yang percaya kepadaNya juga akan naik ke surga (Yoh 14:2-3; Yoh 17:24).

Yesus pergi ke sana sebagai Perintis/Pelopor untuk membuka jalan, sebagai Teman kita untuk menyiapkan tempat bagi kita, dan sebagai Jaminan bahwa semua yang ada di dalam Dia akan datang pada kebahagiaan yang sama. Jika Ia tidak masuk, kita juga tidak bisa masuk; tetapi dalam diri Yesus, Allah telah memberikan kepada kita suatu tanda bahwa kita juga akan bangkit dari kematian, dan akan masuk ke sorga. Jadi, sama seperti kebangkitanNya, kenaikanNya ke surga juga merupakan pola yang akan diikuti oleh semua orang yang percaya kepada-Nya.

 

3. Supaya Roh Kudus turun (Yoh 16:7).

Setelah Kristus naik ke surga, maka Kristus tidak lagi menyertai orang percaya secara jasmani (Mat 26:11), tetapi dengan turunnya Roh Kudus, Ia menyertai orang percaya secara rohani (Yoh 14:16,18,19). Dengan demikian Ia bisa menggenapi janjiNya dalam ayat-ayat seperti Mat 18:20 dan 28:20b. Karena itu, perubahan tempat bagi tubuh Yesus ini, tidak boleh menciptakan jarak antara kita dengan Dia dalam hati kita, karena Yesus tetap hadir bersama kita secara rohani / melalui Roh KudusNya. Kita telah melihat pentingnya peristiwa kenaikan Tuhan Yesus bagi peneguhan dan pengharapan iman kita. Karena itu kita harus senantiasa menjadikannya bagian perenungan yang tidak terpisahkan dengan Natal, Jumat Agung dan Paskah.

Tuhan memberkati!

(April 2013)