<< Kembali

 

Kehidupan rohani yang bertumbuh

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan. (1 Petrus. 2:2)

 

Pertumbuhan adalah suatu proses yang alamiah untuk sebuah kehidupan. Tanpa pertumbuhan suatu makhluk hidup tidak dapat akan bertahan dan bahkan bisa mati. Ia membutuhkan makanan yang sehat agar dapat bertumbuh dengan sehat. Bayangkan, apabila sebuah janin di dalam rahim, tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari sang ibu, ia bukan saja tidak bisa bertumbuh, tetapi juga akan mati.

Sebagaimana kehidupan jasmani, demikian juga kehidupan rohani membutuhkan makanan rohani yang sehat agar ia dapat bertumbuh. Setelah mengalami kelahiran baru oleh pekerjaan Roh Kudus karena mendengarkan Injil (1 Ptr. 1:23), Rasul Petrus menasehatkan jemaat yang digembalakannya agar menjadi seperti bayi yang rindu akan susu yang murni. Orang Kristen seharusnya haus akan firman Tuhan, sebagaimana seorang bayi agar ia bisa bertumbuh.

Jika seorang bayi yang tidak suka atau sama sekali tidak ada nafsu akan susu, pastilah bayi itu sedang dalam keadaan sakit. Mungkin juga susunya yang rusak/tidak murni. Demikian juga orang Kristen yang tidak suka akan firman Tuhan, pasti sedang sakit secara rohani karena hidupnya sedang tercemar oleh dosa. Agar dapat sehat kembali, ia harus bertobat dan kembali haus akan firman Tuhan.

Tetapi mungkin juga karena makanan rohani yang diberikan bukanlah firman Tuhan yang benar dan murni. Di sini para penatua dan gembala berperan untuk mengajarkan dan menjaga kemurnian kebenaran firman Tuhan dalam gereja. Hal ini sangat penting agar firman Tuhan dapat terus menerus mengoreksi, menyucikan, memelihara dan memperbaharui jemaat sehingga kerohanian mereka bertumbuh.

Hal penting lainnya adalah kita secara pribadi harus mendisiplinkan diri untuk bersaat teduh dan berdoa setiap hari. Kita patut bersyukur juga bahwa gereja menyediakan wadah untuk menyalurkan kerinduan kita untuk belajar firman Tuhan dalam penelaahan Alkitab dan Hauskreis. Dengan kerinduan yang ada dan bersandar kepada Roh Kudus, niscaya kita dapat bertumbuh sebagaimana yang diharapkan oleh Tuhan Yesus yang telah memanggil kita menjadi murid-murid-Nya untuk memuliakan nama-Nya.

(Januari 2013)